Pengabdian kepada Masyarakat
Daftar Skim Pengabdian Masyarakat
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT EDUKASI (PKM EDU)
UPN Veteran Jawa Timur berusaha menerapkan paradigma baru dalam kegiatan
pengabdian kepada masyarakat yang bersifat memecahkan masalah, komprehensif,
bermakna, tuntas, dan berkelanjutan (sustainable) dengan sasaran yang tidak tunggal.
Program Hibah Pengabdian Kepada Masyarakat Edukasi (PKM EDU) adalah
pengabdian kepada masyarakat yang berbasis kepakaran dosen UPN Veteran Jawa Timur.
Program ini bertujuan untuk menyebarluaskan pengetahuan dan ketrampilan berdasarkan
keilmuan para pelaksana program dengan cara memberikan edukasi kepada masyarakat.
Edukasi dapat berupa penyuluhan, pelatihan, pendampingan, pelayanan masyarakat, difusi
inovasi, sosialisasi, dan diseminasi dari IPTEKS yang dihasilkan oleh dosen UPN Veteran
Jawa Timur.
Khalayak sasaran adalah masyarakat non produktif secara ekonomi, dapat berupa
komunitas, kelompok, atau lembaga. Beberapa diantaranya adalah karang taruna, PKK,
Pokdarwis, dasawisma, sekolah (PAUD, SD, SMP, SMA/SMK), karang taruna, kelompok
ibu-ibu rumah tangga, kelompok anak-anak jalanan, RT/RW, dusun, desa,
Puskesmas/Posyandu, Pesantren dan lain sebagainya, yang berada di perkotaan maupun
perdesaan.
Hasil yang diharapkan dari Program PKM EDU adalah masyarakat menjadi berdaya
dengan memanfaatkan IPTEKS dari dosen UPNVJT. Tolok ukurnya adalah perubahan
pengetahuan, keterampilan dan sikap dari khalayak sasaran. Manfaat program adalah
meningkatnya kualitas sumberdaya manusia dari khalayaka sasaran karena memiliki
peningkatan kompetensi dalam bidang tertentu hasil transfer IPTEKS dari dosen UPNVJT.
Kegiatan PKM EDU wajib disebarluaskan sebagai tanggung jawab profesional dosen,
melalui diseminasi seminar atau konferensi, dan publikasi (modul, prosiding, berita di media
massa cetak, berita di media online, video YouTube, artikel jurnal).
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT IMPLEMENTASI HASIL RISET
(PKM IMRIS)
Program PKM Implementasi Riset bertujuan untuk meningkatkan produktivitas
masyarakat sasaran setelah mendapatkan penerapan hasil riset dosen UPNVJT. Selain itu,
program ini sekaligus melakukan pemetaan kelompok dosen pengabdian kepada masyarakat.
Harapannya untuk menyiapkan dosen pelaksana abdimas dengan keahlian tertentu, apabila
dibutuhkan untuk kolaborasi abdimas dengan dosen perguruan tinggi lain.
Peluncuran program PKM IMRIS ini berbasis roadmap riset dosen (Ketua atau
anggota). Untuk menyelesaikan permasalahan mitra, tentu diperlukan usulan program yang
memiliki kesesuaian dengan rekam jejak hasil riset tim pengusul.
Khalayak sasaran program PKM IMRIS adalah: masyarakat produktif secara ekonomi:
Kelompok petani, kelompok nelayan, paguyuban pedagang, home industri, UMKM,
kelompok perempuan wirausaha, kelompok perajin, kelompok peternak yang setiap
anggotanya memiliki karakter produktif secara ekonomis. Mitra sasaran industri rumah
tangga (IRT) dengan kepemilikan usaha bersifat individu/perseorangan disyaratkan
mempunyai karyawan minimal 4 orang di luar anggota keluarga.
Jenis permasalahan yang wajib ditangani dalam program PKM IMRIS, meliputi bidang
produksi, manajemen usaha, dan pemasaran. Kegiatan yang dilaksanakan pada mitra harus
terdiri dari 2 bidang kegiatan yang membutuhkan kepakaran berbeda
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BADAN USAHA MILIK DESA
(PKM BUMDES)
Program PKM Bumdes memiliki tujuan untuk (1) meningkatkan pengetahuan,
kecakapan mitra dalam pengembangan produk lama atau inovasi produk baru. (2)
Pengembangan produk lama, meliputi kuantitas produk, kualitas produk, dan peningkatan
penjualan (peningkatan wajib terukur). (3) Pengembangan produk baru, meliputi pembuatan
Bisnis Model Canvas, diversifikasi produk baru, varian produk baru, pricing, dan sebagainya.
Khalayak sasaran program PKM BUMDES adalah (1) Badan Usaha Milik Desa yang
berlokasi di Provinsi Jawa Timur, (2) Memiliki legalitas usaha; (3) Memiliki usaha ekonomi
produktif; (4) Membutuhkan pendampingan; (5) Diutamakan Bumdes-Bumdes yang berada
di bawah pembinaan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa yang memiliki Perjanjian
Kerja sama dengan LPPM UPNVJT.
Program PKM Bumdes diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut melalui program
Dana Padanan (Kedaireka) atau program Kosabangsa (DRTPM). Kegiatan yang dilaksanakan
pada mitra harus terdiri dari 2-3 bidang kegiatan yang membutuhkan kepakaran berbeda.
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT INOVASI TEKNOLOGI TEPAT
GUNA UNGGULAN BERBASIS PROTOTIPE (PKM ITTG-PRO)
Program PKM ITTG-PRO bertujuan untuk mendorong: (1) peningkatan jumlah Desain
Industri Teknologi Tepat Guna hasil karya Dosen UPNVJT, (2) peningkatan pemanfataan
Teknologi Tepat Guna Kekayaan Intelektual dengan kepemilikan LPPM UPN Veteran Jawa
Timur bagi masyarakat. (3) peningkatan kuantitas mitra binaan UPN Veteran Jawa Timur
untuk Desa/ Kelurahan/ CV/ UD/ PO/ Koperasi. (4) peningkatkan kesejahteraan, kesehatan
masyarakat, dan lingkungan.
Kriteria Inovasi TTG meliputi: (1) Desain industri yang dapat meningkatkan
kesejahteraan, kesehatan masyarakat, dan lingkungan. (2) Memiliki klaim kebaruan untuk
dapat didaftarkan sebagai desain industri. (3) Bersifat ramah lingkungan dan berbasis SDA
dan SDM setempat. (4) berpotensi menambah variasi prototype untuk dipamerkan di gedung Technopark. (5) Perancangan desain dan pengurusan HKI wajib mendapatkan persetujuan
dan melalui LPPM UPNVJT. Pelaksana abdimas sebagai inventor, LPPM UPNVJT sebagai
pemegang HKI.
Khalayak sasaran dari Program PKM ITTG-PRO adalah (1) lembaga desa, kelurahan,
CV, UD, PO, koperasi. (2) Memiliki struktur kepengurusan atau kepemilikan hukum yang
jelas; (3) Membutuhkan penerapan TTG yang dibutuhkan untuk peningkatan kesejahteraan,
kesehatan masyarakat, dan lingkungan;
Program PKM ITTG-PRO dapat dikembangkan lebih lanjut melalui program Dana
Padanan (Kedaireka) atau program Kosabangsa (DRTPM). Kegiatan yang dilaksanakan pada
mitra harus terdiri dari 2-3 bidang kegiatan yang membutuhkan kepakaran berbeda.
Ruang lingkup kegiatan PKM ITTG-PRO, antara lain: (1) Melakukan analisis
kebutuhan dan keluasan manfaat TTG bagi masyarakat terdampak, (2) melakukan edukasi
pada masyarakat terdampak tentang pentingnya pemanfaatan TTG karya dosen UPNVJT, (3)
Melakukan rekacipta inovasi TTG dengan menggunakan sumberdaya LPPM UPNV Jawa
Timur, (4) Menyusun draft dan ajuan desain industri hanya dapat dilakukan melalui LPPM
UPN Veteran Jawa Timur. (5) Melakukan ujicoba TTG sebelum implementasi. (6) Menyusun
Manual Book atau SOP tentang detail desain dan spesifikasi TTG, dan manual book
Pengoperasian dan perawatan TTG. (7) Menyebarluaskan kemanfataan TTG karya dosen
UPNVJT kepada masyarakat luas (peresmian/ launching/ promosi/ pemasaran). (8) Publikasi
TTG karya dosen UPNVJT melalui berita, artikel Jurnal, dan YouTube
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UPN MENGABDI
Program ini merupakan salah satu upaya LPPM UPNVJT untuk menggerakkan sumber
daya dosen yang memiliki riset, teknologi, kompetensi, pengalaman, dan komitmen dalam
berbagai program pengabdian kepada masyarakat di lingkungan UPNVJT, untuk secara
bersama-sama mewujudkan perubahan lebih baik di wilayah seputaran dan sekitar kampus
atau wilayah terjangkau lainnya, sebagai tindak lanjut program abdimas yang dikelola LPPM
UPNVJT (KKN dan abdimas internal).
Skema ini membutuhkan sumber daya dosen yang memiliki (a) pengalaman bekerja
sebagai tim (work as a team), (b) kebiasaan bekerja bersama dan memiliki semangat yang
sama (teamwork), (c) rekam jejak yang baik sebagai pelaksana pada berbagai program
abdimas yang dikelola oleh LPPM UPNVJT
Khalayak sasaran dalam program UPN Mengabdi adalah kelompok masyarakat
produktif ekonomi, dan kelompok masyarakat non produktif secara ekonomi.
Ruang lingkup kegiatan UPN Mengabdi adalah untuk (1) mengatasi permasalahan di
internal kampus UPNVJT, (2) mengatasi permasalahan di kawasan pesisir dan dataran rendah
yang terdekat dengan lokasi kampus UPN Veteran Jawa Timur, (3) mengatasi permasalahan
dari hasil analisis situasi dari program-program KKN mahasiswa sebagai intervensi tindak
lanjut oleh dosen, (4) mencukupi permintaan dari mitra LPPM UPNVJT (pemkab, pemkot,
kecamatan, dinas, dll) Tolak ukur keberhasilan program UPN MENGABDI adalah mewujudkan produk/
aplikasi/ prototipe/ tata wilayah/ peningkatan kesehatan/ sistem kerja/ website/ TTG dan lainlain yang dapat dirasakan manfaatnya oleh khalayak sasaran
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT HIBAH INOVASI PESANTREN
(PKM HINOVATREN)
Skema PKM HINOVATREN ini merupakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata senilai 2 SKS
yang bersifat khusus. Letak kekhususan program ini karena: (1) wujud implementasi
kerjasama antara Rektor UPNV Jawa Timur dengan Majelis Al-Muwasholah Jawa Timur. (2)
dilaksanakan pada saat semester berjalan dan bukan pada libur antar semester. (3)
memberlakukan rekrutmen spesifik untuk pengelompokan mahasiswa sebagai santriwan dan
santriwati. (4) penentuan lokasi ditentukan secara mufakat oleh LPPM UPNVJT dengan
Pengurus Majelis Al-Muwasholah Jawa Timur.
Program KKN di pondok pesantren akan menghasilkan mahasiswa cakap dalam hidup
bermasayarakat sekaligus mendapatkan ilmu agama selama tinggal di pondok pesantren
bersama santriwan/wati. Satu kelompok mahasiswa/i yang terdiri dari 10 orang akan tinggal
di Pondok pesantren selama 1 bulan, dan akan mengikuti program pondok pesantren selama
3-4 jam setiap harinya.
Pembuatan proposal kegiatan KKN dilakukan oleh ketua pelaksana yang merangkap
sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) bersama mahasiswa, setelah mendapatkan
sosialiasasi tentang kondisi dan permasalahan pondok pesantren dari tiap-tiap pengasuh
ponpes. Majelis al-Muwashola memberikan pembekalan kepada para mahasiswa peserta
program PKM HINOVATREN, sebelum pemberangkatan ke lokasi pondok pesantren tujuan.
KULIAH KERJA NYATA KOLABORASI (KKN KOLABORASI)
Program PKM KKN KOLABORASI merupakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata yang di
inisiasi oleh LPPM Universitas Jember. Kegiatan ini melibatkan ribuan mahasiswa dari
berbagai perguruan tinggi (konsorsium) yang menyatakan komitmen untuk secara bersamasama memobilisasi mahasiswa untuk melakukan kegiatan KKN di beberapa wilayah sasaran
yang telah ditentukan.
Pada tahun 2023, KKN Kolaboratif berlangsung di wilayah Kabupaten Jember dengan
melibatkan 16 Perguruan Tinggi Se-Kabupaten Jember, UPN Veteran Jawa Timur dan
Universitas Negeri Malang. Lokasi KKN ditentukan melalui musyawarah anggota
konsorsium perguruan tinggi peserta KKN Kolaboratif.
Tujuan program KKN Kolaborasi ini adalah untuk (1) Mendorong pemerintah
desa/kelurahan dan masyarakat agar mampu merencanakan, dan mengembangkan program
inovasi pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan potensi SDM dan SDA lokal sebagai
upaya pencapaian program SDGs. (2) Melakukan identifikasi potensi dan permasalahan
SDGs Desa, yang meliputi pilar pembangunan sosial (kemiskinan, pertanian dan peternakan,
pendidikan masyarakat dan gender), pilar pembangunan ekonomi (energi dan potensi energi
desa, potensi ekonomi desa, kesempatan kerja produktif, infrastruktur dan pemukiman desa), pilar pembangunan lingkungan (ketersediaan air bersih dan sanitasi, pemukiman yang ramah
lingkungan dan inklusif). (3) Menjalin keakraban dan persaudaraan antar mahasiswa, antar
dosen, dan antar perguruan tinggi yang terlibat dalam program KKN Kolaboratif.
KULIAH KERJA NYATA INTERNASIONAL (KKN INTERNASIONAL)
Program KKN INTERNASIONAL ini merupakan skema baru sebagai unggulan
program internasionalisasi UPNV Jawa Timur melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata dan
Pengabdian kepada Masyarakat oleh mahasiswa dan dosen. LPPM UPNVJT menamai
program ini sebagai Commmunity Service Outreach Program (CSOP). LPPM UPNVJT
bersama perguruan tinggi lain secara kolaboratif akan melaksanakan program ini melalui
proses perizinan ke negara tujuan lokasi KKN melalui konsultasi, koordinasi, dan/atau
kerjasama dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan Negara terkait.
Program ini bertujuan untuk (1) memberikan pengalaman internasional yang berharga
kepada mahasiswa dan dosen UPNVJT untuk melakukan kegiatan pengabdian kepada
masyarakat di luar negeri. (2) meningkatkan kepercayaan diri dan orientasi mahasiswa dan
dosen UPNVJT untuk terlibat aktif dalam kegiatan internasional. (3) meningkatkan citra
UPNVJT sebagai institusi penyelenggara KKN internasional. (4) mempererat hubungan antar
negara sekaligus mengenalkan budaya dan pendidikan di Indoenesia sebagaia wujud soft
diplomacy.
Konsep KKN Internasional UPNVJT adalah Tematik berisikan berbagai aktivitas
pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa dan Dosen Pembimbing
Lapangan bersama mahasiswa dan dosen perguruan tinggi di negara tujuan. Tema KKN
Internasional menyesuaikan dengan karakter dan kompentensi Mahasiswa dan dosen di
perguruan tinggi yang di negara tujuan, misalnya keagamaan, keilmuan, teknologi, seni,
olahraga, pemberdayaan masyarakat, atau perpaduan diantara tema-tema tersebut.
Mahasiswa dan dosen bukan sekadar kunjungan, saling bertukar informasi, dan
dokumentasi, namun akan memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan masyarakat di
negara tujuan. Mahasiswa dan dosen dapat melakukan inovasi-inovasi, pengelolaan, edukasi,
literasi, dan pemberdayaan bersama masyarakat setempat. Semua kegiatan akan mendapatkan
sertifikat Internasional dari mitra di luar negeri.
Syarat bagi mahasiswa yang berminat untuk mengikuti kegiatan KKN Internasional
harus mampu melewati proses seleksi oleh LPPM UPNVJT. Calon peserta harus memiliki (1)
motivasi yang tinggi, (2) kecakapan akademik dan penguasaan bahasa asing yang baik, (3)
kecakapan non akademik utamanya kreasi budaya atau seni Indonesia, (4) karakter
kepemimpinan yang kuat, (5) kemampuan kerja tim yang baik. (6) kesanggupan untuk
menyediakan biaya pribadi di luar biaya program yang ditentukan oleh LPPM UPNVJT