Sekolah DPL KK UPN “Veteran” Jawa Timur Bekali Dosen
dengan Strategi Pendampingan dan Pengembangan Program KKN Berkelanjutan
Surabaya,
9 Juni 2026 – UPN “Veteran” Jawa Timur
menyelenggarakan kegiatan Sekolah Dosen Pendamping Lapangan (DPL) Kuliah Kerja
Nyata (KKN) yang secara resmi dibuka oleh Prof. Dr. Ir. Rossyida Priyadarshini,
M.P., Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi UPN
“Veteran” Jawa Timur. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa Dosen
Pendamping Lapangan memiliki peran strategis dalam memastikan pelaksanaan KKN
tidak hanya menjadi wahana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga mampu
menghasilkan program-program pemberdayaan masyarakat yang inovatif,
berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata. Kegiatan Sekolah DPL KKN ini
merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan
Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPN “Veteran” Jawa Timur sebagai bagian
dari upaya peningkatan kapasitas dosen dalam mendampingi mahasiswa KKN.
Kegiatan ini berada di bawah koordinasi Kepala LPPM, Prof. Dr. Dedin
Finatsiyatull Rosida, S.T.P., M.Kes., bersama Kepala Pusat Pengabdian kepada
Masyarakat, Dr. Zainal Abidin, S.Kom., M.Kom., yang secara konsisten mendorong
penguatan kompetensi DPL agar mampu mengawal program KKN yang berdampak dan
berkelanjutan. Kegiatan yang diikuti para dosen calon DPL ini menghadirkan
narasumber berpengalaman di bidang pengabdian kepada masyarakat, yaitu Prof.
Dr. Ir. Ambar Kusumandari, M.E.S., IPU. dari UGM serta Bintoro Pujo Prawiro
dari IPB University, yang membagikan pengalaman dan praktik terbaik dalam
pendampingan mahasiswa serta pengembangan program KKN berbasis pemberdayaan masyarakat.

Sekolah DPL KKN menjadi forum strategis untuk memperkuat pemahaman dosen terhadap peran, metode pembimbingan, serta pengembangan program KKN yang inovatif dan berkelanjutan. Dalam kegiatan ini, peserta memperoleh empat materi utama yang dirancang untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan KKN di lapangan. Materi pertama, “Kiat Sukses Menjadi DPL KKN”, disampaikan oleh Prof. Ambar Kusumandari. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa DPL tidak hanya berperan sebagai pembimbing akademik, tetapi juga sebagai organisator, fasilitator, inovator, motivator, dan penghubung antara mahasiswa dengan berbagai pemangku kepentingan di masyarakat. Selain itu, DPL didorong untuk membangun sinergi multipihak guna mendukung keberlanjutan program KKN. Pada materi kedua, “Metode Pembimbingan KKN oleh DPL”, Prof. Ambar menjelaskan prinsip-prinsip dasar KKN yang meliputi keterpaduan Tri Dharma Perguruan Tinggi, pendekatan partisipatif, interdisipliner, serta pelaksanaan berbasis co-creation, co-funding, sustainability, dan riset. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai strategi pendampingan mahasiswa mulai dari tahap pra-KKN, pelaksanaan hingga pasca-KKN.
Materi ketiga, “Pengembangan Program Kerja KKN Inovatif Mendukung SDGs”, memberikan wawasan mengenai penyusunan program KKN yang berbasis potensi dan kebutuhan masyarakat. Program yang dikembangkan diharapkan menerapkan prinsip co-creation, co-funding, sustainability, serta berbasis riset dengan orientasi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Sementara itu, materi keempat disampaikan oleh Bintoro Pujo Prawiro dengan tema “Pembentukan Ekosistem Bisnis Desa Ramah Lingkungan Berbasis Produk Unggulan dan Komunitas Lokal.” Melalui pengalamannya dalam program One Village One CEO (OVOC), ia menjelaskan pentingnya pengembangan desa berbasis produk unggulan, peningkatan kapasitas masyarakat, akses pasar, inovasi, dan kolaborasi multipihak untuk menciptakan ekosistem ekonomi desa yang berkelanjutan.
Dalam konteks pembangunan berkelanjutan, penyelenggaraan Sekolah DPL KKN ini juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi dosen pembimbing, SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui pengembangan program pemberdayaan masyarakat dan desa, SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat, serta SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan program pengembangan potensi dan ekonomi desa. Melalui pembekalan ini, para DPL diharapkan mampu mengarahkan mahasiswa untuk merancang dan melaksanakan program KKN yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.
Melalui penyelenggaraan Sekolah DPL KKN ini, UPN “Veteran” Jawa Timur berharap para Dosen Pendamping Lapangan semakin siap membimbing mahasiswa dalam merancang dan melaksanakan program-program KKN yang inovatif, kolaboratif, dan berdampak. Dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip Sustainable Development Goals (SDGs) dalam setiap program pengabdian, KKN diharapkan tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat yang mampu mendorong pembangunan desa dan daerah secara berkelanjutan.

