
Surabaya – Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Jawa Timur secara resmi memberangkatkan 4.459 mahasiswa dan 60 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026. Upacara pemberangkatan yang digelar di Halaman Menara Wimaya, Jumat (10/7), menjadi simbol dimulainya pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Upacara pemberangkatan dipimpin oleh Wakil
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Ahmad Riza
Patria, serta dihadiri Rektor UPN "Veteran" Jawa Timur, jajaran
pimpinan universitas, dosen pembimbing lapangan, dan sivitas akademika.
Dalam arahannya, Ahmad Riza Patria menegaskan bahwa
pembangunan desa memerlukan kolaborasi berbagai pihak, termasuk perguruan
tinggi. Menurutnya, ribuan mahasiswa yang diterjunkan melalui program KKN
merupakan modal besar untuk mempercepat pembangunan desa melalui inovasi dan
pemberdayaan masyarakat.
"Hari ini sebanyak 4.459
mahasiswa diberangkatkan. Jumlah ini bukan sekadar angka, tetapi energi besar
anak muda untuk desa. Dengan semangat, kreativitas, dan kedekatan dengan
masyarakat, mahasiswa dapat membantu desa membaca potensi, menyusun solusi
sederhana, dan menghadirkan manfaat nyata," ujar Ahmad
Riza Patria. Ia juga mengajak seluruh peserta KKN untuk hadir sebagai Sahabat
Desa, yaitu mitra masyarakat yang mendengar, belajar, dan bekerja bersama
warga dalam membangun desa yang lebih maju.
Pada kesempatan yang sama,
Rektor UPN "Veteran" Jawa Timur menegaskan bahwa pelaksanaan KKN
harus mampu menghasilkan dampak nyata yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Melalui konsep KKN Berdampak, mahasiswa didorong untuk tidak hanya
menjalankan program kerja, tetapi juga meninggalkan inovasi, pengetahuan, dan
sistem yang dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat setelah program berakhir.
KKN Tahun 2026 dilaksanakan
melalui tujuh skema, yaitu KKN Tematik Inovasi Pesantren, KKN Tematik
Bela Negara SDGs, KKN Kolaboratif, KKN Berdampak Nusantara, KKN 3T (Daerah
Terdepan, Tertinggal, dan Terluar), KKN Internasional, serta KKN Proyek
Kemanusiaan Internasional. Mahasiswa akan mengabdi di berbagai wilayah di
Indonesia hingga luar negeri dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat,
penguatan ekonomi kreatif, pengelolaan lingkungan, digitalisasi, serta
pengembangan potensi daerah.
Melalui program ini, UPN "Veteran" Jawa Timur terus meneguhkan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam pendidikan dan penelitian, tetapi juga mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat melalui pengabdian yang berdampak. Semangat Bela Negara yang menjadi identitas universitas diharapkan tercermin dalam setiap karya, inovasi, dan kontribusi mahasiswa selama melaksanakan KKN di lokasi penugasan.
