Info Terkini ! Informasi Penelitan dan Pengabdian Kepada Masyarakat bisa mengunjungi di website https://home.upnjatim.ac.id/simaris/

1.556 Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Mulai Pengabdian melalui KKN SDGs Berdampak di Kabupaten Bojonegoro

Surabaya, 15 Juli 2026 – Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) secara resmi menyerahkan 1.556 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) SDGs Berdampak Tahun 2026 kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Rabu (15/7), di Pendopo Malowopati. Para mahasiswa selanjutnya akan melaksanakan pengabdian masyarakat di 62 desa yang tersebar di sembilan kecamatan (Kecamatan Baureno, Kecamatan Kepohbaru, Kecamatan Bojonegoro, Kecamatan Kapas, Kecamatan Balen, Kecamatan Sukosewu, Kecamatan Purwosari, Kecamatan Padangan, dan Kecamatan Kasiman) selama masa pelaksanaan KKN.
Kegiatan serah terima dihadiri oleh Rektor UPN "Veteran" Jawa Timur beserta jajaran pimpinan universitas, Wakil Bupati Bojonegoro, perangkat daerah, dosen pembimbing lapangan (DPL), serta perwakilan pemerintah desa. Momentum ini menjadi penanda dimulainya kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan desa melalui implementasi program-program berbasis Sustainable Development Goals (SDGs).
Pada pelaksanaan KKN tahun ini, mahasiswa mengusung tema "KKN SDGs Berdampak: Pemuda Pelopor Desa dan Desa Bebas Sampah". Berbagai program yang akan dijalankan diarahkan untuk mendukung penguatan tata kelola desa, pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan, pelestarian lingkungan, pengembangan potensi lokal, hingga pemanfaatan teknologi tepat guna sesuai dengan kebutuhan masing-masing desa.
Dalam sambutannya, Rektor UPN "Veteran" Jawa Timur, Prof. Dr. Akhmad Fauzi, menegaskan bahwa keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari terlaksananya program kerja, tetapi juga dari manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu membangun komunikasi yang baik dengan warga, memahami kondisi desa secara langsung, serta menyusun program berdasarkan kebutuhan masyarakat.
"KKN yang berhasil bukan hanya programnya terlaksana, tetapi juga mampu memberikan dampak yang dirasakan masyarakat. Jangan merasa paling tahu, karena masyarakatlah yang paling memahami kondisi desanya. Dengarkan, berkolaborasi, dan ciptakan program yang bermanfaat agar sinergi antara UPN 'Veteran' Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus terjalin dengan baik," ujar Prof. Akhmad Fauzi.
Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UPN "Veteran" Jawa Timur yang kembali memilih Kabupaten Bojonegoro sebagai lokasi pelaksanaan KKN. Menurutnya, kehadiran mahasiswa menjadi peluang untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah melalui gagasan, inovasi, serta rekomendasi yang dihasilkan selama proses pengabdian.
"Adik-adik datang ke Bojonegoro untuk belajar sekaligus mengabdi. Lihat kondisi masyarakat secara langsung, dampingi program-program yang ada, berikan masukan dan rekomendasi yang membangun agar hasil KKN benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," tutur Nurul Azizah.
Selain melaksanakan program kerja yang telah disusun, mahasiswa juga didorong untuk berkontribusi dalam mendukung berbagai program prioritas Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, di antaranya pendataan sosial masyarakat, penguatan ekonomi desa, pengelolaan lingkungan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Hasil pendampingan dan rekomendasi yang disusun mahasiswa diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa akan mendapatkan pendampingan dari dosen pembimbing lapangan yang berperan memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai dengan tujuan akademik sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pendekatan kolaboratif antara mahasiswa, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan mampu menghasilkan berbagai inovasi yang berkelanjutan.
Melalui pelaksanaan KKN SDGs Berdampak Tahun 2026, LPPM UPN "Veteran" Jawa Timur terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pengabdian kepada masyarakat yang adaptif, solutif, dan berdampak. KKN tidak hanya menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi untuk mendukung percepatan pembangunan desa serta pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).